THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES »

Jumat, 24 April 2009

Ujian nasional 2009 bulan april dan mei

Kalau tidak ada perubahan, bisa dipastikan Ujian Nasional (UN) 2009 akan dilaksanakan bulan April dan Mei. Hal ini terutama bila melihat kalender pendidikan yang dikeluarkan Departemen Pendidikan Nasional.

Untuk siswa SMA/MA UN diagendakan pada 20-22 April 2009 dan susulannya tanggal 27-29 April. Hingga kini belum ada kepastian berapa mata pelajaran yang diujikan. Namun bisa dipastikan, 6 mata pelajaran yang diujikan pada UN lalu akan kembali diujikan untuk UN 2009 mendatang.

Untuk tingkat SMP/MTs UN akan digelar 4-7 Mei 2009, dengan UN susulan tanggal 11-13 Mei 2009. Apabila pada UN yang lalu diujikan 4 mata pelajaran, besar kemungkinan untuk tahun nanti akan ditambah 1 atau 2 mata pelajaran lagi. Dari isu yang berkembang mata pelajaran IPS dan PKn besar kemungkinan mulai diujikan. Persiapan yang dilakukan oleh Puspendik telah dilakukan sejak tahun lalu, yakni dengan mulai mempersiapkan soal-soal IPS dan dihimpun dalam bentuk bank soal.

Keadaan ini mungkin sesuatu yang tidak mengenakkan, terutama bagi siswa SMP/MTs. Namun bagaimanapun semua harus dilalui. Sebelum terlambat, ada baiknya siswa SMP/MTs mempersiapkan diri dengan menjadikan mata pelajaran IPS dan PKn sebagai bagian dari mata pelajaran yang akan di-UN-kan.

Ini dapat dipahami, karena seperti biasanya, kepastian ikut atau tidaknya sebuah mata pelajaran di-UN-kan selalu saja terlambat diumumkan. Tahun lalu misalnya, kepastian mata pelajaran IPA ikut UN baru diketahui diawal Januari 2008, atau 4 bulan sebelum UN dilaksanakan.

Bagi Bapak/Ibu Guru dan Kepala Sekolah tentunya diminta juga kesiapannya dalam mempersiapkan siswa, khususnya 6 mata pelajaran tersebut (Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, IPA, IPS, dan PKn). Persoalan kalau nanti tidak jadi diujikan, tidak masalah. Tapi kalau diujikan, tentu para siswa sudah lebih siap tentunya

Adapun kriteria kelulusan hingga kini juga belum ada pengumuman dari BSNP maupun Puspendik. Apakah akan ada peningkatan dalam nilai per mata pelajaran dan nilai rata-rata, kita masih menunggu.

Sedangkan untuk SD/MI, bentuk ujiannya masih mengacu kepada model UASBN. Untuk UASBN sendiri diagendakan tanggal 11-13 Mei 2009 nanti, dengan UASBN susulan seminggu kemudian.

Senin, 20 April 2009

Situ Gintung

air
air
air
membedah tanggul
rubuh
air bagai bah
adzan subuh
masjid menggigil
air berenang di dalam rumah
pohon-pohon berenang
mayat-mayat berenang
siaran televisi
menangis
air
air
air berlumpur
air lagi
lumpur lagi
kematian lagi
kematian yang itu juga
tangis yang itu juga
luka yang itu juga
presiden
wakil presiden
pidato
pidato
luka lagi
di jakarta
mobil-mobil tak bisa berenang
orang-orang kandas
orang-orang datang
menolong
menangis
menonton
menangis
memohon
menangis
sakit lagi
sakit hati
menghitung yang mati
menghitung yang kembali
menghitung yang hilang
ibu
ibu
kematian ini begitu dekat
begitu akrab
gali lagi
lubang itu
tempat yang nyaman
masjid itu
kini kesepian
ia berdiri
sendirian
rumah-rumah beterbangan
kos-kosan menghilang
anak-anak kos menghilang
pemilik kos menghilang
menangis
menangis
air
air
air
air
tanah
berlumpur
menutup mata
siapa saja
di situ gintung
kota kenangan
kota yang indah
taman bermain
anak-anak yang ceria
pemancingan
yang kini luka
restoran yang kehilangan indah
tak ada air
sepi
sepi
luka
luka
Allah
Allah
Allah
Allah

arti kehidupan

suatu hari..pernah kurenungi…
adakah seorang insan yang mengerti..
apakah arti kehidupan ini…

pernah kucari arti cinta sejati
namun yang kutemui hanyalah mimpi..
suatu mimpi kosong yang tak bertepi
apakah salah hati ini
ingin memiliki sebuah cinta sejati..

apakah arti sebuah persahabatan sejati
apakah itu juga sebuah mimpi..?
jika benar, apalah arti semua ini..
sudah banyak hari kujalani
tanpa suatu tujuan yang pasti…

semua seakan hanyalah ilusi..
ilusi yang tiada memiliki arti

namun akhirnya satu hal kusadari
hanya Tuhan yang sungguh mengerti,
tentang semua arti kehidupan ini..
kekosongan hati ini
tidak lagi diisi dengan benci..
tak ada yang lebih murni
dari kesucian cinta Ilahi

Agama mu untuk mu, Agama ku untuk ku

mereka keukeuh minta penjabaran ku tentang hubungan ku yang beda agama,
tentang betapa akan njelimet nya jalan yang akan aku tempuh,
tentang meyakinkan orang tua, tentang tempat menikah yang bisa men-sah-kan hubungan itu,
tentang bla.. bla..
tentang bla.. bla..

sampai sekarang pertanyaan itu urung aku jawab, yang ada cuma mengalihkan pembicaraan,
agama bagi mereka jelas suatu yang prinsip, keyakinan,
ke-Tuhan-an,
surga dan neraka,harus begini, harus begitu dll, dll,
bagaimana mungkin mereka bisa menerima hubungan beda agama ini dengan penjelasan ku yang nyeleneh??

AGAMA, bagi ku itu “makanan”
apapun menu yang aku makan tujuan ku satu, kenyang!!,
tujuan dari kenyang ku itu untuk mempertahankan hidup ku, saat aku udah mati nanti,
jelas lah aku nggak perlu makan??

dulu,saat ada keinginan ku yang tak terpenuhi, aku akan menyebut nama Tuhan ku, mendekati nya, merayu-rayu nya..
merengek,agar menuruti aku,
saat semua keinginan ku terpenuhi,aku jadi cepat bosan, lalu aku meng-klaim bahwa hidup ini flat,
lalu aku kembali lagi mendekati
Tuhan, mencari-cari alasan untuk mendapat hidup yang penuh tantangan

sekarang, setiap saat Dia ada (entah Tuhan yang mana), saat ada keinginan ku yang tak di penuhi-NYA,
aku tidak pernah lagi datang dan merayu nya, 27 tahun aku dipinjamkan begitu banyak nikmat, aku malu
dan merasa egois sekali kalau harus meminta lagi.
saat semua keinginanku terpenuhi, aku tetap bosan, tapi aku tidak menganggab hidup ini flat lagi,
karena saat seperti ini sekarang menjadi jarang sekali terjadi, karena keinginan ku yang semakin banyak dan
semakin muluk, (bukan mau negatif thinking kalo Tuhan nggak bisa menuhi semua keinginan muluk ku).

suatu hari aku dan lelaki ku, pernah membicarakan masalah ini (walau dengan cara yang tidak baik-baik)
tapi kesepakatan yang kami dapat sangat baik (entah untuk siapa),
aku dan dia yakin bahwa kami tidak akan bisa menikah, tapi kesepakatan selanjut nya, kami akan “bersama”
selama mungkin, (entah bagaimana pun bentuk ke-bersama-an itu)

aku dan lelaki ku, tetap dengan menu makanan kami masing-masing, walau kami duduk dalam satu meja,di satu warung,
walau seperti nya tak akan pernah makan dalam satu piring,
dan aku tidak berniat mencicipi makanan nya, begitu pula ia, aku larang untuk mencoba makanan ku,
mungkin bagi ku makanan dia terlalu pedas, dan mungkin baginya makanan ku terlalu asin,

Minggu, 29 Maret 2009

PUISI UNTUK SEORANG SAHABAT

sahabatku………
seberat apapun masalahmu
sekelam apapun beban hidupmu
jangan pernah berlari darinya
ataupun bersembunyi
agar kau tak akan bertemu dengannya
atau agar kau bisa menghindar darinya
karena sahabat…..
seberapa jauhpun kau berlari
dan sedalam apapun kau bersembunyi
dia pasti akan menemuimu
dalam sebuah episode kehidupanmu
sahabatku……
alangkah indahnya bila kau temui ia dengan dada yang lapang
persilahkan ia masuk dalam bersihnya rumah hati
dan mengkilapnya lantai nuranimu
hadapi ia dengan senyum seterang mentari pagi
ajak ia untuk menikmati hangatnya teh kesabaran
ditambah sedikit penganan keteguhan
sahabat…….
dengan begitu
sepulangnya ia dari rumahmu
akan kau dapati
dirimu menjadi sosok yang tegar
dalam semua keadaan
dan kau pun akan mampu dan lebih berani
untuk melewati lagi deraan kehidupan
dan yakinlah sahabat……..
kaupun akan semakin bisa bertahan
kala badai cobaan itu menghantam

sahabatku………
seberat apapun masalahmu
sekelam apapun beban hidupmu
jangan pernah berlari darinya
ataupun bersembunyi
agar kau tak akan bertemu dengannya
atau agar kau bisa menghindar darinya
karena sahabat…..
seberapa jauhpun kau berlari
dan sedalam apapun kau bersembunyi
dia pasti akan menemuimu
dalam sebuah episode kehidupanmu
sahabatku……
alangkah indahnya bila kau temui ia dengan dada yang lapang
persilahkan ia masuk dalam bersihnya rumah hati
dan mengkilapnya lantai nuranimu
hadapi ia dengan senyum seterang mentari pagi
ajak ia untuk menikmati hangatnya teh kesabaran
ditambah sedikit penganan keteguhan
sahabat…….
dengan begitu
sepulangnya ia dari rumahmu
akan kau dapati
dirimu menjadi sosok yang tegar
dalam semua keadaan
dan kau pun akan mampu dan lebih berani
untuk melewati lagi deraan kehidupan
dan yakinlah sahabat……..
kaupun akan semakin bisa bertahan
kala badai cobaan itu menghantam

Kamis, 12 Maret 2009

Fenomena Dukun Cilik Ponari

Beberapa hari terakhir nama Ponari banyak disebut orang dan menghiasi berbagai media cetak maupun elektronik. Siapakah Ponari ini? Ponari adalah anak kelas 2 SD di daerah Jombang yang terkenal bisa menyembuhkan berbagai penyakit dengan menggunakan “Batu Ajaib”.
Masyarakat banyak yang datang ke Ponari untuk berobat. Mereka datang dari daerah Jombang sendiri sampai kota-kota di luar Jombang bahkan ada yang dari Jawa Tengah. Saking banyaknya pasien yang berobat menurut informasi yang saya dapat penghasilan perharinya mencapai puluhan juta rupiah dan parkir kendaraan sampai sepanjang 2 Km, betapa ramai dan padatnya situasi di sana. Ada juga pasien dari luar kota yang sengaja mencari rumah kontrak di sekitar rumah Ponari supaya bisa lebih dekat dan tidak bolak-balik terlalu jauh saat berobat.
Dan nama Ponari semakin banyak dibicarakan setelah ada beberapa pasiennya yang menjadi korban (meninggal dunia) karena antrian dan saking banyaknya orang yang ingin diobati oleh Ponari. Namanya orang sakit dan dalam kondisi yang tidak fit tentu saja akan sangat mudah lemas apabila berada dalam kondisi kerumunan banyak orang dan kenyamanan yang kurang memadai untuk beristirahat.
Fenomena Ponari ini membuat saya bertanya-tanya, kenapa masih saja banyak orang yang mempercayai hal-hal semacam “batu Ajaib” Ponari ini ?
Menurut salah satu nara sumber yang disiarkan oleh Elshinta fenomena ini disebabkan karena factor pendidikan dari kebanyakan masyarakat yang mudah percaya dalam menerima kabar / berita yang belum tentu kebenarannya sehingga informasi tersebut tidak disaring / filter terlebih dahulu dan ditelan begitu saja. Yang kedua yaitu factor ekonomi, dengan semakin mahalnya biaya berobat lewat jalur biasa (pergi ke dokter dan rumah sakit) membuat masyarakat mencari jalan pengobatan alternative yang lebih murah dalam mengobati penyakitnya, sehingga kadang-kadang karena tidak ada pilihan lain, daripada tidak berobat mending berusaha berobat ke pengobatan alternative seperti Ponari ini.
Menurut pandangan saya sebagai seorang muslim, pengobatan seperti ini seharusnya tidak kita tempuh karena kalau kita lihat dari kaca mata kedokteran jelas tidak ada hubungan antara penyakit dan “Batu Ajaib” dan dari kaca mata agama ditakutkan hal ini bisa membuat pasien secara sadar ataupun tidak sadar menjadi syirik (baik syirik kecil maupun syirik besar) apalagi yang pemahaman agamanya kurang. Semoga semakin majunya dunia informasi sekarang ini tidak membuat kita buta dan terlena tetapi seharusnya semakin jernih pula kita dalam menyikapi setiap informasi yang datang kepada kita.